loading...

8 Mitos Ingin Mendapatkan Keturunan Bagi Wanita

8 Mitos Ingin Mendapatkan Keturunan Bagi Wanita
Mitos merupakan suatu kepercayaan yang sudah lama dijadikan patokan, sumber, dan kepercayaan tanpa bermaksud menduakan Tuhan. Tetapi banyak juga orang tidak mempercayainya terlebih mengenai mitos wanita yang ingin hamil. Agar lebih mengetahui dari banyak mitos, beberapanya akan saya paparkan disini.

1. Pijat ke dukun bayi.
Sering kali dijadikan patokan karena pengalaman membantu proses bersalin dan bahkan tidak sedikit pula dukun bayi bekerjasama dengan petugas atau bidan terdekat untuk membantu proses bersalin. Kebiasaan ini hingga memunculkan mitos dikalangan masyarakat khususnya wanita. Banyak yang beranggapan agar cepat mendapatkan keturunan, dapat melakukan pemijatan di area seputar perut, proses pijat tersebut bertujuan untuk memperbaiki posisi kantong bayi. Pijat ini hanya dilakukan oleh dukun bayi yang biasa menangani persalinan atau merawat bayi seperti memijat bayi.

2. Minum jamu kera macan, kunir, dan daun beluntas.
Memang benar jamu merupakan racikan herbal yang sangat bermanfaat bagi tubuh. Namum pada era modern ini masih tersebar luas mitos jamu yang berkasiat untuk mempercepat kehamilan seperti jamu kera macan yang diracik dari 3 warna bunga yang berbeda dan beberapa campuran seperti; jeruk pecel ditiris, jahe, temu lawak, temu ireng, kunyit, 7 biji bungan kenanga yang masih menguncup, dan pewangi bunga . Ada juga jamu kunir dengan teknik pembuatan unik karena biasanya proses pemerasan pada kunir dicampur dengan air maka unt membuat jamu ini, kunir tidak boleh dicampur oleh air sedikitpun sehingga sari2 yang didapatkan merupakan sari murini kunir yang terkandung di dalamnya, dan trakhir daun beluntas yang diproses dengan cara merebus yang dicampur dengan asem dan gula sedikit.

3. Memakai daster bekas orang hamil.
Mitos ini sangat unik karena daster bekas orang hamil yang harus dipakai. Kepercayaan akan menular pada sipemakai daster membuat banyak wanita mempraktekkan dan membuktikannya.

4. Memakai selendang perut bekas ibu melahirkan.
Secara tradisi orang yang sudah melakukan proses bersalin nantinya akan memakai kain panjang yang dibuletkan di area perut dengan anggapan agar dapat mengencangkan organ dalam perut usai melahirkan dan mencegah pembesaran perut. Hal ini memunculkan mitos bahwa selendang tersebut jika dipakai oleh wanita yang ingin mendapatkan keturuanan akan segera terkabul.

5. Memakai tali kolor yang dipakai orang hamil.
Tradisi yang tersebar di masyarakat, orang hamil akan diwajibkan mengenakan tali kolor yang di ikatkan pada perut ibu hamil. Biasanya tali kolor tersebut didapatkan dari celana kolor sang suami. Sehingga, tradisi tersebut memunculkan mitos bahwa seorang wanita yang ingin memiliki keturunan dapat meminta tali kolor tersebut kepada ibu yang sudah menjalani proses bersalin. Artinya, permintaan tersebut menjadi suatu simbol perijinan kepada pemilik asli tali kolor tersebut.

6. Mengambil bedak bayi secara diam-diam kemudian diusapkan di area perut.
Pada tradisi masyarakat yang berkembang, kerukunan sangat dijunjung demi menjalin sosial yang tangguh salah satunya menjenguk orang usai melahirkan. Sehingga memunculkan mitos bagi kaum hawa yang baru menikah dan ingin mendapatkan keturunan agar mencuri atau mengambil bedak bayi yang kemudian diusapkan dan dioleskan ke area perut. Mungkin saja kaum hawa akan mencoba hal tersebut? Hehehehe.

7. Memakan serbuk kurma murni atau kurma muda.
Kita dapat mengetahui kurma memiliki kandungan vitamin yang sangat bermanfaat bagi tubuh, tidak menutup kemungkinan kurma juga dipercayai sebagai buah yang dapat mempercepat memiliki momongan.

8.Menginjak jari jempol ibu hamil secara diam-diam.
Ini yang paling unik, mitos menginjak kaki jari jempol dipercaya dapat menularkan dan cepat mendapatkan keturunan.

Penulis : Rizki Subbeh

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "8 Mitos Ingin Mendapatkan Keturunan Bagi Wanita"

Posting Komentar