loading...

RINGKASAN SKRIPSI Analisis Femnisme Radikal dalam Novel Perempuan di Titik Nol Karya Nawal el-Saadawi; Fajar Shodiq; 100110201076; 94 halaman; Jurusan Sastra Indonesia Fakultas Sastra Uneversitas Jember.

Analisis Femnisme Radikal dalam Novel Perempuan di Titik Nol Karya Nawal el-Saadawi; Fajar Shodiq; 100110201076; 94 halaman; Jurusan Sastra Indonesia Fakultas Sastra Uneversitas Jember.

Tujuan penelitian ini difokuskan untuk menjawab rumusan masalah yaitu: 1) Bagaimana keterkaitan antara unsur struktural dalam novel Perempuan di Titik Nol karya Nawal el-Saadawi yang meliputi judul, tema, penokohan dan perwatakan, latar dan konflik? 2) Bagaimana analisis feminisme radikal yang terkandung dalam novel Perempuan di Titik Nol karya Nawal el-Saadawi yang meliputi kekerasan terhadap perempuan, eksploitasi perempuan, dan peran perempuan?. Tujuan penelitian yaitu: 1) Mendeskripsikan tentang unsur struktural dalam novel Perempuan di Titik Nol karya Nawal el-Saadawi yang meliputi judul, tema, penokohan dan perwatakan, latar, serta konflik. 2) Mendeskripsikan analisis feminisme radikal yang terkandung dalam novel Perempuan di Titik Nol karya Nawal el-Saadawi yang meliputi kekerasan terhadap perempuan, eksploitasi perempuan, dan peran perempuan. Metode yang digunakan yaitu metode kualitatif deskriptif. Adapun langkah-langkah metode kualitatif deskriptif dalam penelitian ini sebagai berikut. 1) Memahami novel yang akan dijadikan objek penelitian melalui proses membaca; 2) mengklasifikasi data yang sudah didapat sesuai dengan yang dibutuhkan dalam analisis struktural dan analisis feminisme radikal; 3) melakukan analisis struktural yang meliputi unsur-unsur intrinsik dalam karya sastra tersebut (judul, tema, penokohan dan perwatakan, latar, dan konflik); 4) melakukan analisis pragmatik yang menekankan pada aspek feminisme radikal (kekerasan terhadap perempuan, eksploitasi perempuan, peran perempuan).
Hasil analisis dari penelitian ini yaitu judul. Judul novel Perempuan Di Titik Nol karya Nawal el-Saadawi menunjukkan suasana atau keadaan yang tejadi pada tokoh utama Firdaus. Tema mayor dalam novel tersebut adalan perjuangan hidup seorang perempuan yang menginginkan kebebasan sejati. Sedangkan tema minornya yaitu Kekerasan yang dilakukan laki-laki terhadap perempuan, Niat baik yang berujung pada kejahatan, dan Perempuan yang menjerumuskan kaumnya sendiri.
Tokoh utama dalam novel tersebut adalah Firdaus yang mempunyai watak datar atau flat character. Tokoh bawahannya yaitu ayah yang mempunyai watak datar atau flat character, panam yang mempunyai watak bulat atau round character, Syekh Mahmoud yang mempunyai watak datar atau flat character, Bayoumi yang mempunyai watak bulat atau round character, Sharifa yang mempunyai watak datar atau flat character, dan Marzouk yang mempunyai watak datar atau flat character. Dari keenam tokoh tersebut sangat mendukung keberadaannya tokoh utama.
Latarnya meliputi latar waktu, latar tempat, dan latar sosial. Latar waktu dalam novel tersebut terjadi pada pagi hari dan malam hari. Latar tempat yaitu penjara Qanatir, rumah ayah, rumah Syekh Mahmoud, apartemen. Latar sosial yaitu merupakan budaya masyarakat Mesir yang patriarki atau menoner duakan perempuan.
Konflik dalam novel Perempuan Di Titik Nol karya Nawal el-Saadawi yaitu konflik fisik dan konflik batin. Konflik fisik antara manusia dan manusia terjadi pada Firdaus dengan Bayoumi, Firdaus dengan Marzouk. Konflik fisik antara manusia dengan masyarakat terjadi pada Firdaus dengan para polisi. Konflik batin antara ide satu dan ide lain terjadi pada Firdaus dengan Bayoumi. Konflik batin terdiri atas konflik antara ide satu dengan ide lain dan konflik seseorang dengan kata hatinya. Konflik batin antara ide satu dengan ide lain terjadi pada Firdaus dengan Bayoumi. Konflik batin antara seseorang dengan kata hatinya terjadi pada Firdaus dengan kata hatinya.
Analisis feminisme radikal dalam novel Perempuan Di Titik Nol karya Nawal el-Saadawi terdiri atas kekerasan terhadap perempuan, eksploitasi perempuan, dan peran perempuan. Kekerasan terhadap perempuan dibagi menjadi empat yaitu kekerasan fisik, kekerasan psikis, kekerasan seksual, dan kekeresan dalam rumah tangga. Eksploitasi terhadap perempuan meliputi eksploitasi tubuh perempuan dan eksploitasi ekonomi perempuan. Peran perempuan meliputi perlawanan perempuan dan kegagalan perempuan.
Kekerasan fisik dialami oleh Firdaus yang dilakukan oleh ayah, ibu, Bayoumi, serta Marzouk. Kekerasan fisik juga dilakukan oleh istri paman Firdaus terhadap pembantunya. Kekerasan psikis dialami oleh Firdaus yang dilakukan ayah dan ibunya, Bayoumi, dan Di’aa. Kekerasan fisik juga dialami Firdaus saat mencoba kabur dari rumah pamannya. Kekerasan seksual dialami Firdaus yang dilakukan oleh Muhammadin, paman Firdaus, Bayuomi, serta seorang polisi. Kekerasan dalam rumah tangga dilakukan oleh ayah Firdaus terhadap istrinya dan juga dilakukan oleh Syekh Mahmoud terhadap Firdaus.
Eksploitasi tubuh perempuan dialami Firdaus yang dilakukan oleh Bayoumi, Ibrahim, dan laki-laki yang bertemu dengan Firdaus saat kabur dari tempat Sharifa. Eksploitasi ekonomi perempuan dialami Firdaus yang dilakukan oleh istri paman Firdaus, Sharifa, dan Marzouk. Eksploitasi ekonomi perempuan juga dilakukan ayah Firdaus terhadap anak-anak perempuannya.
Perlawanan perempuan dilakukan oleh Firdaus untuk mengakhiri dominasi laki-laki dengan cara kabur dari rumah paman, kabur dari rumah suaminya, kabur dari rumah Bayoumi, menghindari laki-laki yang ingin mendekatinya, serta membunuh Marzouk yang mencoba untuk menjadikan Firdaus seorang pelacur. Kegagalan perempuan terjadi akibat perempuan yang tidak berani melakukan perlawanan terhadap laki-laki yang mencoba mendominasi akibat budaya patriarki dan terlalu percaya terhadap orang lain. Kegagalan perempuan juga terjadi akibat perempuan yang berbuat hina terhadap kaumnya sendiri dengan menjerumuskan perempuan ke dalam pelacuran.
 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "RINGKASAN SKRIPSI Analisis Femnisme Radikal dalam Novel Perempuan di Titik Nol Karya Nawal el-Saadawi; Fajar Shodiq; 100110201076; 94 halaman; Jurusan Sastra Indonesia Fakultas Sastra Uneversitas Jember."

Posting Komentar