loading...

Psikologi Humanistik dan Penerapan terhadap Cerpen



Analisis Cerpen Yang Berjudul “ Tukang Pijat Keliling “ Dengan Menggunakan Psikologi Humanistik oleh Rizki Subbeh
            Dalam teori psikologi Humanistik menurut Abraham Harold Maslow menggambarkan bahwa setiap makhluk di dunia memiliki rasa yang tidak pernah merasa puas sepenuhnya, yang dapat diartikan dengan kepuaasan yang bersifat sementara. Tingkatan kebutuhan manusia dibagi menjadi lima.
Tingkat kebutuhan manusia yaitu :
1.      Kebutuhan-kebutuhan dasar fisiologis
2.      Kebutuhan akan rasa aman
3.      Kebutuhan akan cinta dan memiliki
4.      Kebutuhan akan rasa harga diri
5.      Kebutuhan akan aktualisasi diri
Hasil Analisis Cerpen “ Tukang Pijat Keliling “
1.      Kebutuhan-kebutuhan dasar fisiologis
Adalah sekumpulan kebutuhan dasar yang paling mendesak pemuasannya karena berkaitan dengan pemeliharaan biologis dan kelangsungan hidup.

Data 1 :
Dengan biaya murah, bahkan terkadang hanya dengan mengganti sepiring nasi dan teh panas, kami bisa mendapatkan kenikmatan pijat yang tiada tara.
Data 2 :
Tak dapat kami bayangkan bagaimana aroma mayit yang membubung ke udara lewat tengah malam, menggenang di dadanya, menyesakkan pernapasan.
Data 3 :
Siang hari. Darko selalu duduk berlama-lama di celah gundukan-gundukan tanah yang berjajar. Seperti sedang merasakan udara yang semilir di bawah pohon-pohon tua.


Analisis :
Beberapa data yang ada diatas saya ambil sebagai data yang menunjukkan kebutuhan-kebutuhan dasar fisiologis, karena menurut saya kalimat didalam data itu menunjukkan bahwa seseorang itu membutuhkan kebutuhan untuk kebutuhan fisiologisnya.

2.      Kebutuhan akan rasa aman
Adalah kebutuhan yang mendorong individu untuk memperoleh ketentraman, kepastian dan keteraturan dari keadaan lingkungannya.
Mendesaknya kebutuhan rasa aman dapat disebabkan:
1.      Ketidakberdayaan
2.      Pengalaman
3.      Rasa ketergantungan
4.      Keadaan gawat seperti: perang, kejahatan, kerusuhan, bencana alam.
Data 1 :
Namun diam-diam ketika sedang dipijat, Kurit, seorang warga kampung yang terkenal suka ceplas-ceplos, meminta Darko meramalkan nasibnya. Darko hanya tersenyum sambil gelengkan kepala berkali-kali isyarat kerendahan hati, seakan berkata bahwa dia tidak bisa melakukan apa-apa selain memijat. Namun Kurit terus mendesak.
Data 2 :
Malam itu diam-diam Pak Lurah memanggil Darko ke rumahnya. Seusai dipijat, dengan suara penuh wibawa ia meminta diramalkannya nomer togel yang akan keluar besok malam. Seperti biasa, Darko hanya menggeleng sambil tersenyum. Namun Pak Lurah terus mendesak, bahkan sedikit memohon. Darko diam beberapa jenak.


Analisis :
Beberapa data diatas saya ambil sebagai data yang menunjukkan kebutuhan rasa aman, karena isi yang pada data itu mengungkapkan perasaan tentang rasa yang mendorong tentang rasa aman yang ia rasakan.
3.      Kebutuhan akan cinta dan rasa memiliki
Adalah kebutuhan yang mendorong individu untuk mengadakan afektif atau ikatan emosional dengan individu lain, baik dengan sesama jenis maupun dengan yang berlainan jenis, dilingkungan keluarga ataupun dilingkungan kelompok masyarakat. 

Data 1 :
Kejelian Darko dalam meramal semakin diyakini orang- orang kampung. Ketepatannya membaca nasib seperti seorang petani memahami gerak musim-musim. Pak Lurah pun merasa terusik mendengar kabar yang dari hari ke hari semakin meluap itu. Ia sebelumnya memang belum pernah merasakan pijatan Darko. Ia lebih memilih pijat ke kampung sebelah yang bersertifikat, menurutnya lebih pantas dipercayai.
Analisis :
Data diatas saya ambil sebagai data yang menunjukkan kebutuhan akan cinta dan rasa memiliki, karena isi dalam data diatas menunjukkan rasa kebencian pak lurah yang iri terhadap Darko yang memiliki kejelian meramal terhadap apa yang akan terjadi keesokan hari.

4.      Kebutuhan akan rasa harga diri
Adalah penghormatan atau penghargaan kepada diri sendiri dan orang lain (hasrat untuk memperoleh kompetensi rasa percaya diri, kekuatan pribadi, adekuasi, kemandirian dan kebebasan).

Data 1 :
Selain itu, Darko memiliki pembawaan sikap yang ramah, tidak mengherankan bila orang- orang kampung segera merasa akrab dengan dirinya.
Data 2 :
Darko memang sudah mengetahui segala yang akan terjadi? Sejauh ini kami hanya saling memendam di dalam hati masing- masing tentang dugaan bahwa Darko memiliki kejelian menangkap hari lusa.
Analisis :
Beberapa data diatas saya pilih sebagai data yang menunjukkan kebutuhan akan rasa harga diri, karena isi yang ada dalam data diatas menunjukkan bahwa Darko orang yang memiliki sikap yang ramah meski ia hanya sebagai tukang pijat.

5.      Kebutuhan akan aktualisasi diri
Adalah hasrat individu untuk menjadi orang yang sesuai dengan keinginan dan potensi yang dimilikinya (hasrat individu untuk menyempurnakan dirinya melalui pengungkapan segenap potensi yang dimilikinya).

Data 1 :
Kini hampir setiap malam selalu saja ada yang membutuhkan jasanya. Para perempuan, yang biasanya lebih menyukai pijatan suami, mulai menunggu giliran. Entah karena memang butuh mengendorkan otot yang tegang atau sekadar ingin mengetahui ramalannya. Mungkin dua-duanya. Bila kebetulan kami menjumpainya di jalan dan minta diramal tanpa pijat sebelumnya, Darko tidak akan bersedia melakukannya. Katanya, dia hanya menawarkan jasa pijat, bukan ramalan.
Analisis :
Data diatas saya pilih sebagai data yang menunjukkan kebutuhan akan aktualisasi diri, karena isi yang ada pada data itu menunjukkan bahwa Darko disitu sebagai tukang pijat keliling menjalankan profesinya dengan baik sampai-sampai orang yang pernah merasakan pijatannya merasa puas sekali.




Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Psikologi Humanistik dan Penerapan terhadap Cerpen"

Posting Komentar